Seorang remaja tewas karena kelelahan kota internet

Bermain game online melalui phonebook merupakan hal yang sangat digemari masyarakat terutama para remaja, aktivitas santai sering dilakukan disaat bosan atau di waktu senggang.

Akan tetapi, game online bisa berdampak negatif bagi kesehatan fisik dan mental kita, terutama jika mereka kecanduan.

Saat ini permainan judi poker online sudah mudah didapatkan, termasuk anak-anak. Ketertarikan masyarakat terhadap perangkat atau gadget disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari bisnis hingga media sosial, pendidikan, hiburan dan permainan.

Game wajib untuk aplikasi gadget online dan offline. Game offline dapat dimainkan dengan koneksi internet real-time. Sedangkan game online harus menggunakan internet saat memainkannya.

Kisah bunuh diri remaja

Saat itu, seorang remaja di Solok Selatan, Sumatera Barat, belum lama ini bertekad untuk lepas dari ketergantungannya pada game online.

Remaja berinisial NS (18) itu ditemukan gantung diri di depan pintu kamarnya.

Menurut pemberitaan, NS mengaku meminta kepada orang tuanya karena kehabisan data atau internet city untuk bermain game online.

Namun, orang tua NS tidak mampu memenuhi tuntutan korban. Hal inilah yang disinyalir membuat NS nekad untuk mengakhiri hidupnya sambil gantung diri.

Berdasarkan kronologis kejadian, NS menemukan seorang korban, Asni (35 tahun), kembali dari Lubbock Malakos sekitar pukul 10.00 WIB.

Saat Asnim mengetuk pintu rumah, NS tidak pernah membuka pintu.

Akhirnya mendobrak pintu. Namun ia terkejut saat melihat anaknya tergantung di depan pintu untuk tidur.

Saat dia terlihat gantung diri, dia berteriak, membuat tetangga datang ke rumahnya untuk mencari tahu apa yang terjadi di rumah Asni.

Kemudian warga melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Kapolsek Selatan Solok AKBP Teddy Borno membenarkan bahwa pemuda tersebut telah gantung diri.

Teddy mengatakan, pihaknya sedang mengusut kasus tersebut, yang diduga korban sementara bunuh diri.

Teddy mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tim Enavist tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Menurut warga sekitar, korban dikurung di rumahnya dan jarang berinteraksi dengan masyarakat.

Dalam hal ini, Polres Solok Selatan berharap para orang tua bisa aktif berkomunikasi dengan anaknya.

Teddy berkata, ÔÇťOrang tua tidak hanya bergantung secara ekonomi, dan mereka tidak memaksakan kehendak orang tua kepada anak-anaknya.

Hingga publikasi ini, kasus gantung diri dengan dugaan kecanduan internet masih diselidiki polisi.

Hal-hal yang harus dicegah dalam game online

Berikan informasi pribadi

Anda tidak pernah harus bermain dengan siapa pun. Ada banyak contoh di mana pachusex, misalnya stapophiles, juga bermain-main. Jadi rekomendasikan pemain untuk selalu berhati-hati.

Biasanya orang yang berisiko mengalami bullying adalah wanita yang masih berusia di bawah 18 tahun, tidak pernah mengirim atau menggunakan foto palsu saat bermain game.

Jangan berikan alamat rumah, alamat email atau nomor telepon pribadi, apalagi data lain seperti tanggal lahir, usia, nomor rekening bank, dll.

Seringkali informasi pribadi seperti ini dapat digunakan untuk menipu atau menipu Anda agar terlihat seolah-olah Anda terlibat dalam tindakan kriminal.

Kata-kata kasar

Hal yang satu ini sangat sulit dilakukan, terutama jika Anda terkadang memiliki refleks atau kata-kata kotor yang beracun.

Jika kamu benar-benar kesal dengan main game atau rekan satu tim yang menyebalkan, kamu harus benar-benar bersabar agar tidak diracuni.

Lupa waktu

Salah satu kebiasaan pemain yang tidak bisa dihilangkan adalah lupa istirahat. Karena bermain game itu menyenangkan, kamu istirahat, dan bahkan tidak sempat istirahat sesekali.

Menggunakan alat lunak atau aplikasi palsu

Penggunaan aplikasi ini paling keras di game online mana pun. Hal ini karena cheater dapat mengganggu permainannya sehingga dapat mengganggu pemain lain. Benar-benar pengembang game yang ingin menipu dalam game mereka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *